Tujuan menikah adalah untuk membangun keluarga yang sakinah. IKHTIYAR untuk menggapai sakinah seyogyanya sudah dilakukan sejak sebelum menikah.
Salah satu IKHTIYAR membangun keluarga sakinah adalah mengiringi setiap proses pernikahan, baik sebelum, ketika , dan sesudah pernikahan dengan doa.
Di dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin, halaman 199 disebutkan:
Diriwayatkan oleh Imam Malik di dalam kitab Muwatha’, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: Ketika salah seorang di antara kalian menikah seorang perempuan atau membeli budak perempuan maka peganglah ubun-ubun perempuan tersebut (istri) dan berdo’alah:
اَللهُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْ أَهْلِيْ وَبَارِكْ لِأَهْلِيْ فِيَّ وَارْزُقْهُمْ مِنِّيْ وَارْزُقْنِيْ مِنْهُمْ وَاجْمَعْ بَيْنَنَا مَا جَمَعْتَ فِيْ خَيْرٍ وَفَرِّقْ بَيْنَنَا مَا فَرَّقْتَ فِيْ خَيْرٍ, بَارَكَ اللهُ لِكُلٍّ مِّنَّا فِيْ صَاحِبِه
Allahumma barik li fi ahli wa barik li ahli fiyya, waryuqhum minni warzuqni minhum, wajma’ bainana ma jama’ta fi khoir(in), wa farriq bainana ma farroqta fi khoir(in), barakallahu li kullin minna fi sohibih(i)
“Ya Allah, berkahilah aku di dalam keluargaku, dan berkahilah keluargaku di dalam diriku. (Ya Allah) berikanlah mereka rezeki dariku dan berikanlah aku rezeki dari mereka. (Ya Allah) kumpulkanlah di antara kami selagi Engkau kumpulkan di dalam kebaikan dan pisahkanlah di antara kami selagi Engkau pisahkan di dalam kebaikan, semoga Allah memberkahi setiap dari kami di dalam pasangannya”
Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, ketika salah seorang dari kalian menikah, maka berdo’alah:
اَللهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
Allahumma inni as-aluka khoiroha wa khoiro ma jabaltaha ‘alaih(i), wa a’udzu bika min syarriha wa syarri ma jabaltaha ‘alaih(i)
“Ya Allah aku mohon kepada-Mu kebaikannya (istriku ini) dan kebaikan sifat yang telah Engkau ciptakan kepadanya (istriku ini), dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya (istriku ini) dan keburukan sifat yang Engkau ciptakan kepadanya (istriku ini)."
اَللهُمَّ إِنِّيْ إُعِيْذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الْشَّيْطَانِ الْرَّجِيْمِ
Allahumma inni u’izuha bika wa dzurriyyataha min as-syaitonir rojim(i)
“Ya Allah sesungguhnya aku memohonkan perlindungan kepada-Mu baginya (istriku ini) dan anak turunnya dari syaitan yang terlaknat”

0 Comments